Thursday, January 4, 2018

Berhenti Bersikap sebagai Orangtua

comist.me


Urgent atau Tidak? 


Tidak semua permasalahan harus diselesaikan dengan se gera, bahkan ketika anak buah mengindikasikan demikian. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, seorang atasan sebaiknya membiarkan anak buah menyelesaikan masa lah secara mandiri, terutama jika bukan masalah serius di mana atasan harus telibat saat itu juga.

Pemikiran pertama yang seharusnya muncul ketika anak buah meminta bantuan adalah “Apakah ini harus saya se lesaikan sekarang juga?” Jika iya, maka segeralah bertin dak. Jika tidak, Anda seharusnya tidak merasa berkewa jiban untuk membantu sesegera mungkin. Gunakan salah satu teknik problem solving untuk membantu anak buah mencari jalan keluar sendiri.

Berhenti Bersikap sebagai Orangtua 


Orangtua yang berdedikasi hampir selalu membuka ta ngan membantu kesulitan-kesulitan anaknya. Akan tetapi jika hal tersebut dilakukan dalam setiap aspek kehidupan, maka sebenarnya orangtua justru melemahkan kemam puan anak menyelesaikan masalah sendiri. Demikian juga yang terjadi pada leader yang bersikap sebagai orangtua pada anak buahnya. Sebaiknya latih anak buah mengenai tahap-tahap problem solving dan dorong mereka mencari jalan keluar secara mandiri.

Berikan Kemudahan 


Peran Anda sebagai leader dalam mendorong problem solving mandiri adalah memberikan anak buah sumber dan alat-alat yang mereka butuhkan untuk membuat ke putusan.

Definsikan Batasan 


Menciptakan lingkungan yang mendorong problem sol ving mandiri tidak berarti nihil aturan atau batasan. Jelas kan dari awal seberapa banyak otoritas yang dimiliki anak buah, seberapa jauh mereka dapat mengambil keputusan tanpa melibatkan Anda. Jelaskan juga batasan anggaran untuk membuat keputusan, kebijakan yang harus diper hatikan dan aturan apa yang mungkin bisa diintepretasi kan secara individual.

Terima Kesalahan 


Jika anak buah anda tidak terus-terusan membuat kesalah an, ada bagusnya mereka tidak didurung untuk mencapai potensi terbaik mereka. Ketika kesalahan terjadi, respon rutin pertama dengan “apa yang harus kita lakukan untuk memeprbaikinya? Dan kemduian ketiak amsalah sudah diselelsaikan tanya :apa yang kita pelajari dari situasi ini dan “bagaimana kamu akn menanganai di kemduian hari?

Jadilah Mentor 


Untuk mendapatkan upaya kebijaksaan dari anak buah, emreka ahrus tahu anda peduli [pdaa mereka secar per sonal dan profesional. Buat prioritas rapat reguler, one to-one dengan anak buah. Minta mereka bicara tentang apa yang berjalan baik apdanya, bagaimana menurut me reka peluang pertumbuham dan bagaimana Anda dapat support mereka dalam mencapai tujuan mereka. Jelaskan ekspektasi Anda dan berikan mereka feedbcak akan usa hanya.

Ajukan Pertanyaan 


Satu trik yang bisa digunakan leader untuk membiasakan karyawannya memikirkan tentang problem solving ada lah dengan mengajukan pertanyaan. Cara ini memberikan Anda info yang dibutuhkan mengenai apa yang sedang terjadi sekaligus membantu karyawan berpikir lebih baik lewat fakta dan situasi.

Sebagai contoh permasalahan konflik antarkaryawan, pertanyaan mengenai kebijakan, keluhan umum di kan tor adalah masalah-masalah yang seringkali tidak dicari pemecahannya sendiri oleh karyawan. Ajukan pertanyaan seperti:

1. Bisakah Anda menjelaskan lebih banyak mengenai si tuasi ini?
2. Bisakah Anda menggambarkan dengan tepat apa yang dilakukan rekan Anda sehingga menjadi masa lah?
3. Bagamana menurut Anda memikirkan konsekuensi nya jika mengambil cara ini?
4. Menurut Anda, di mana Anda bisa mendapatkan in formasi mengenai hal itu?

Terapkan Aturan 60 Menit 


Ketika anak buah menghadapi masalah, dorong ia menca ri solusi secara mandiri terlebih dahulu selama 60 menit. Setelah 60 menit, bila ia tidak yakin akan solusinya, atasan dapat meminta mereka membawa setidaknya dua atau tiga alternatif solusi.

Dengan demikian, Anda dan karyawan dapat membahas tentang pendekatan mana yang bekerja paling baik. Dengan cara ini, leader memiliki karyawan yang mampu berpikir jauh dan siap mengatasi sendiri jika permasalahan tersebut mun cul kembali. keuntungan lainnya, karyawan menyadari bahwa sebenarnya mereka sudah tahu jawaban yang tepat dan da pat mengambil tindakan tanpa melibatkan otoritas yang lebih tinggi.

comist.me